Workshop Pembuatan RPP Integrasi Nilai Alquran dan Budaya Alam Minangkabau

SMAN 7 Padang – Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Padang secara resmi memulai kegiatan Workshop Pembuatan RPP Integrasi Nilai Alquran dan Budaya Alam minang Kabau.

Workshop ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh salah seorang guru Feri Herawati,S.Pd, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Ibu Atmajaleli,S.Pd, kemudian kata sambutan diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah  Dra.Enny Sasmita,M.Pd dan juga Bapak Pengawas Binaan SMAN 7 Padang. Sasaran dari workshop ini adalah seluruh guru di SMAN 7 Padang, sedangkan sebagai penyajinya adalah 1.Ratmil,S.Sos M.Pd dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, 2.Dr.Muhammad Khosim,yang merupakan Dosen dari universitas Islam Negeri Padang.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat yang diwakili oleh Bapak Suindra,S.Pd.MM selaku Kasi Kurikulum Dinas Propinsi Sumatera Barat pada Kamis (25/01/18) di ruang majelis guru SMAN 7 Padang. Dalam Workshop ini beliau berpesan ” Guru harus mengajar dengan kasih sayang,maka sayangilah mereka (siswa)”. RPP yang dirancang oleh seorang guru untuk membuat sebuah progress hendaknya memperhatikan Sumbang Duo Baleh (Sumbang Duduak,Sumbang Tagak,Sumbang Jalan,Sumbang Kato,Sumbang Caliak,Sumbang makan,Sumbang Pakai, Sumbang Karajo,Sumbang Tanyo,Sumbang Jawek,Sumbang Bagau,Sumbang Kurenah) dan Marawa.

Sebagaimana diketahui, akhir-akhir ini banyak diantara generasi muda yang sudah melupakan Nilai Alqur’an dan Budaya Alam Minang Kabau. Hal ini akibat penetrasi budaya luar yang semakin kencang. Tanpa dibentengi dengan pemahaman identitas yang kuat, lama kelamaan hal itu akan mengakibatkan abrasi agama dan budaya sehingga generasi masa depan bisa-bisa kehilangan jati dirinya.

Workshop Pembuatan RPP Integrasi Alqur’an dan Budaya  Minangkabau menjadi satu tawaran untuk meminimalisasi kondisi tersebut, tentu dengan terlibat aktif dalam melestarikan nilai nilai Alquran dan budaya alam minangkabau, memahami serta menginternalisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga di masa depan para generasi muda tidak hanya mengenal ilmu pengetahuan tapi juga berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Hal ini sesuai dengan harapan Ibu Enny Sasmita,M.Pd selaku Kepala Sekolah yang menyatakan “kegiatan ini jangan hanya dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan dalam pembuatan RPP saja, tapi juga menunjukkan perilaku sesuai dengan nilai Alquran dan budaya alam minangkabau dalam Proses Belajar dan Mengajar”.

Akhir kata, melalui Workshop ini diharapkan implementasi integrasi nilai-nilai Agama dan Budaya Alam Minangkabau pada semua mata pelajaran  dapat berjalan dengan baik, sehingga terwujudnya generasi penerus Sumatera Barat yang berkarakter dan membudayakan adat Minangkabau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *