SMAN 7 PADANG Tampilkan Pertunjukan Teater ” Robohnya Surau Kami ” dalam Program Seniman Masuk Sekolah Tahun 2018 di Gedung Dinas Kebudayaan Prov.Sumbar

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) adalah program yang digagas oleh Direktorat Kesenian dan Direktorat Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Yaitu dalam bentuk Seniman memberikan pembelajaran kesenian di sekolah sekolah ( SD, SMP, SMA/SMK). Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 di seluruh Indonesia. Pada tahun 2018 ini, GSMS mengutus sebanyak 1.320 Seniman ke sekolah sekolah di Indonesia. Khususnya di Sumatera Barat program GSMS ini dijalankan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat . Dimana sebanyak 20 sekolah mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan GSMS ini dari 4 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.

SMAN 7 Padang mendapatkan kesempatan menjadi salah satu sekolah yang dipercaya untuk menjalankan program GSMS tahun 2018 ini. Dimana Kepala Sekolah SMAN 7 Padang, Ibu Dra.Enny Sasmita,M.Pd mempercayakan pelaksanaan program ini kepada Mahatma Muhammad dan Emylia Dwi Cahya sebagai Seniman dan Asisten Seniman. Dimana SMAN 7 Padang menampilkan pertunjukan teather ” Robohnya SURAU Kami ” yang diadopsi dari cerita pendek AA Davis. 

 

Selasa,18 Desember 2018. Siswa/i SMAN 7 Padang melaksanakan Pertunjukan teater GSMS di Lt. 4 Gedung Dinas Kebudayaan Prov.Sumbar yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi  Sumatera Barat, dalam kesempatan ini diwakilkan oleh Kabid PSMA Bapak Drs.Irman. Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Sumatera Barat, yang diwakili oleh Ibu Yanti beserta jajarannya, Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kepala SMAN 7 Padang beserta Para Wakil dan Guru Guru serta Siswa/i SMAN 7 Padang, Mahasiswa dari Fakultas Kesenian Universitas Negeri Padang, Seniman Sumatera Barat, Orang Tua Siswa  dan Para Alumni SMAN 7 Padang.

Dalam kesempatan ini, Kepala Sekolah SMAN 7 Padang dan sekaligus Pimpro kegiatan ini, Ibu Dra.Enny Sasmita,M.Pd berkesempatan memberikan kata sambutan kepada para penonton yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan ini. Beliau sangat bangga sekali SMAN 7 Padang dapat  terpilih sebagai salah satu sekolah yang menjalankan program GSMS ini. Beliau berharap bahwa gerakan ini bukan hanya sekedar menjadikan anak-anak menjadi seniman, namun lebih dari itu, agar anak-anak dapat mengekspresikan diri dengan bahasa artistik. Melalui program GSMS seniman juga memiliki ruang untuk berperan serta dalam dunia pendidikan. Pengajaran kesenian bukan sekadar untuk mengenali proses kreatif dalam seni, lebih dari itu menjadikan kesenian sebagai wahana penguatan karakter melalui pemahaman dan penyerapan nilai-nilai positif selama program pembelajaran.

Selanjutnya sepatah kata dari Kepala Dinas Kebudayaan Prov.Sumatera Barat, yang diwakilkan oleh Kabid kesenian dan Dipla Budaya , Ibu Yanti. Dalam kesempatan ini beliau menjelaskan bahwa GSMS adalah program yang dijalankan oleh Direktorat Kesenian, Direktorat jendral Kebudayaan serta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Program Seniman memberikan pembelajaran kesenian kepada kegiatan ekskul di sekolah. Seniman yang dimaksud adalah orang yang memiliki bakat seni dan berhasil menciptakan dan menyelenggaran karya seni . Akhir kata beliau berpesan agar generasi muda saat ini terus berkarya  dalam memajukan seni budaya daerah, terutama khusunya bagi kita di minang ini. Gali dan kembangkan terus Seni Budaya Alam Minangkabau.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, yang diwakili oleh Kabid PSMA Bapak Drs.Irman memberikan kata sambutan, dimana beliau mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Prov.Sumatera Barat sangat gembira dan mendukung sekali adanya kegiatan Seniman Masuk Sekolah ini. Karna kesenian yang bersifat lokal sudah mulai hilang di masyarakat dan juga kegiatan seni di sekolah juga sudah mulai hilang. Namun beliau mengharapkan dengan adanya GSMS ini kegiatan seni di sekolah sudah mulai muncul kembali. Beliau juga mengharapkan dengan adanya kegiatan seni di sekolah dapat meningkatkan budi pekerti dan pembentukan karakter siswa, dengan salah satu cara yaitu memahami makna cerita Robohnya Surau Kami.Dan Dengan mengucapkan Bismillahhirrahmanirrahim, dengan resmi pertunjukan teater Robohnya Surau Kami, resmi dibuka oleh Kabid PSMA Disdik Prov.Sumbar, Bapak Drs.Irman.

Setelah pertunjukan ini resmi dibuka, maka acara selanjutnya adalah penampilan Musikalisasi Puisi. Yang ditampilkan oleh Tim Musikalisasi Puisi SMAN 7 Padang. Dimana Tim Musikalisasi Puisi SMAN 7 Padang ini telah 2x meraih peringkat pertama dalam perlombaan Musikalisasi Puisi tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Akhirnya sampailah pada acara puncak yang dinantikan , yaitu pertunjukan teater ” Robohnya SURAU Kami ” . yang digarap dengan pola teater modern berbasis randai. Dimana proses latihan berlangsung selama 27x pertemuan, dengan melibatkan 40 orang siswa/i.

Pertunjukan ini terselenggara atas kerjasama Dinas Pendidikan Sumatera Barat dan SMAN 7 Padang yang didukung oleh Dinas Kebudayaan Prov.Sumatera Barat dan Komunitas Seni Nan Tumpah.  Melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) diharapkan dapat menginspirasi, memenuhi pendidikan anak seutuhnya, untuk membangun iklim yang menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan, dan menguatkan. Terlebih lagi untuk menciptakan warga sekolah yang dapat mengapresiasi seni budaya yang ada di masyarakat, dapat meningkatkan budi pekerti dan pembentukan karakter siswa. by : Ria Angrianie

 

 

 

 

 

 

 

 

Silahkan di share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *